PSM-ITB dalam Perhelatan Sidang Terbuka Peringatan Hari Jadi Perguruan Tinggi Teknik ke-96
Foto bersama saat sidang terbuka berakhir

PSM-ITB dalam Perhelatan Sidang Terbuka Peringatan Hari Jadi Perguruan Tinggi Teknik ke-96

BANDUNG—Kamis (24/08/2017), PSM-ITB mendapatkan kehormatan untuk berpartisipasi sebagai pengisi acara pada Sidang Terbuka ITB dalam rangka peringatan hari jadi Perguruan Tinggi Teknik Indonesia ke-96. Bertempat di Gedung Aula Barat ITB, acara besar tersebut dihadiri oleh banyak tamu penting dan terhormat, diantaranya Dr. Ir. Pramono Anung, M.M. selaku Sekretaris Kabinet Kerja, Dr. Ir. Arief Yahya, M. Sc. selaku Menteri Pariwisata, Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M. Sc., Ph.D. selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta tamu-tamu kehormatan lainnya. Prosesi Sidang Terbuka kali ini secara langsung dipimpin oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA.

Seperti rangkaian acara Sidang Terbuka pada umumnya, PSM-ITB membawakan lagu-lagu protokoler khas Institut Teknologi Bandung seperti Indonesia Raya, Mars ITB, Hymne ITB, Mengheningkan Cipta, dan Syukur. Dimulai sejak pukul 06.00 WIB, vocalizing dilaksanakan terlebih dahulu oleh para penyanyi. Pukul 08.00 PSM-ITB sudah bersiap di tempat kegiatan, lalu beberapa menit kemudian acara resmi dimulai dengan ditandai MC sebagai pembuka acara. Selain membawakan lagu protokoler, PSM-ITB juga membawakan lagu-lagu persembahan lainnya. Lagu pertama yaitu Tanah Air dikumandangkan secara khidmat setelah orasi ilmiah disampaikan oleh Bapak Menteri PUPR. Makna yang tersirat dari pelantunan lagu tersebut adalah sebagai bentuk kesadaran untuk selalu mencintai dan mengumandangkan rasa semangat berbangsa. Lagu persembahan lain yakni Antara Anyer dan Jakarta juga didendangkan sebagai lagu penghibur di akhir rangkaian acara.

Pelaksanaan kegiatan peringatan hari jadi Perguruan Tinggi Teknik merupakan suatu bentuk penghormatan bagi para pihak-pihak yang dirasa memiliki jasa besar terhadap keberlangsungan Perguruan Tinggi Teknik pada khususnya dan Negara pada umumnya. Selain itu juga ITB tidak lupa memberikan bentuk penghargaan dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada para petinggi (mantan rektor) ITB terdahulu. Inisiasi ini dibuktikan dengan ditempelkannya foto mantan rektor di Gedung Aula Barat, Aula Timur, dan Rektorat ITB. Selain itu di penghujung acara Sidang Terbuka ini, ITB memberikan beberapa gelar kehormatan “Ganesha” di berbagai bidang keilmuan kepada para tamu undangan yang telah memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan Negara Republik Indonesia.

Semoga kedepannya perhelatan acara ini akan terus dijadikan salah satu acuan berkarya dimana nantinya keberadaan perguruan tinggi teknik pada khususnya bisa menjadi roda penggerak terciptanya kemajuan bangsa dan Negara Indonesia. Salam satu harmoni untuk Indonesia!

Leave a Reply

Close Menu